Minyak zaitun membantu menurunkan tekanan darah tinggi

Maret 27, 2019 0
Minyak zaitun adalah salah satu minyak yang sering digunakan oleh Rosululloh untuk mengobati berbagai penyakit. Saat ini banyak masyarakat yang telah mengetahui manfaatnya  dan mulai untuk mengkonsumsinya dan menggunakan untuk berbagai keperluan seperti untuk merawat rambut, kulit, dan lain-lain. Banyak sekali jenis minyak zaitun yang sekarang banyak tersedia di pasaran, yang paling banyak manfaatnya adalah yang jenis ekstra  virgin yaitu minyak zaitun hasil olahan pertama yang belum mendapat campuran ekstrak lainnya. Minyak zaitun mempunyai banyak manfaat sebagaimana yang telah dijelaskan di blog berfaedah.com yang judulnya oh jadi ini manfaat minyak zaitun untuk wajah. Tapi kali ini kita akan membahas tentang manfaat minyak zaitun untuk penderita hipertensi.



Kalau ngomong tekanan darah tinggi, wah, pasti sudah banyak yang tidak asing lagi. Penyakit satu ini sekarang sudah banyak menyerang masyarakat Indonesia. Penyakit tekanan darah tinggi atau istilah kedokterannya hipertensi adalah penyakit degeneratif yang semakin hari semakin banyak penderitanya dan juga semakin banyak menimbulkan penyakit-penyakit lain yang lebih berbahaya. Salah satu penyebabnya adalah kurang patuhnya penderita hipertensi dalam mengkonsumsi obat anti hipertensi dan banyaknya stigma di masyarakat yang mengatakan kalau minum obat dalam jangka panjang akan menimbulkan efek samping yang berbahaya, sehingga banyak penderita hipertensi yang memilih untuk berhenti mengkonsumsi obat. Karena sulitnya masyarakat untuk patuh untuk mengkonsumsi obat dan juga untuk mengurangi ketakutan masyarakat akan efek jangka lama ditambah dengan sulitnya pengobatan hipertensi maka diperlukan bahan-bahan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi salah satu bahan yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah minyak zaitun.

Minyak zaitun mempunya kandungan yaitu zat yang bernama polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan. Yang dapat menangkal radikal bebas yang banyak masuk dalam tubuh kita yang nantinya juga dapat menyebabkan meningkatnya tekanan darah dan juga akan melindungi sel-sel dan jaringan tubuh dari radikal bebas. Kandungan polifenol dalam minyak zaitun ini jauh lebih tinggi dibanding teh hijau yang digadang-gadang memiliki kandungan polifenol yang tinggi. Selain itu minyak zaitun juga dapat berfungsi untuk sebagai vasodilator dalam pembuluh darah terutama pembuluh darah jantung sehingga akan menurunkan tekanan darah tinggi.


Selain itu minyak zaitun juga mengandung asam lemak tak jenuh yang cukup tinggi. Jika kita mengkonsumsinya akan meningkatkan kandungan lemak baik atau HDL dalam tubuh. Dengan tingginya kadar HDL ini akan membersihkan lemak-lemak jahat dalam tubuh atau LDL yang mana lemak jahat ini jika kandungan dalam tubuh meningkat akan banyak menempel pada dinding pembuluh darah dan akan mengganggu aliran darah sehingga lama kelamaan akan meningkatkan tekanan darah dalam tubuh kita. Lah, dengan mengkonsumsi minyak zaitun ini akan mengurangi risiko terjadinya itu semua. Selain itu minyak zaitun juga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Kandungan polifenol dan lemak tak jenuh dalam minyak zaitun ini memiliki efek memperlancar peredaran darah yang akan membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Konsumsi minyak zaitun ini dapat digunakan sebagai terapi komplemen atau pelengkap dalam pengobatan anti hipertensi bukan sebagai pengganti. Ingat ya teman-teman bukan pengganti tapi pelengkap. Karena hipertensi adalah penyakit kronis yang munculnya pun disebabkan oleh lifestyle dan pengobatannya pun tidak bisa instan, harus mengkonsumsi obat dalam jangka waktu lama karena jika hipertensi tidak terkontrol lama kelamaan akan menimbulkan penyakit lain yang berbahaya seperti penyakit jantung, ginjal, dan lain sebagainya.

Langkah Mudah Memilih Bibit Dan Melakukan Pembibitan Berkualitas

Maret 14, 2019 0



Berfaedah.com- Bibit merupakan cikal bakal sebuah tanaman. Baik itu buah-buahan, sayuran, maupun jenis tanaman lainnya. Bagi seorang petani atau siapa saja yang memiliki usaha perkebunan, memilih bibit unggulan yang tepat adalah hal yang sangat penting. Hal ini berkaitan dengan hasil panen tanaman yang akan diperolehnya. Bibit yang tidak memiliki kualitas bagus tentu akan sangat sulit menghasilkan kualitas panen yang bagus dn melimpah. Berbeda dengan bibit unggulan yang sudah jelas masa hidupnya akan tahan lama dan hasil panennya akan berpeluang besar menguntungkan. Memilih bibit unggul saja tidak cukup untuk dilakukan oleh seorang pengusaha perkebunan atau seorang petani. Ha yang lain yang tak kalah penting harus diperhatikan dan dilakukan adalah dengan melakukan pembibitan. Pembibitan ini dilakukan untuk menciptakan kembali bibit-bibit unggul yang berkualitas nantinya.

Ciri-ciri Bibit Yang Berkualitas

Bibit tanaman yang baik akan selalu memiliki kriteria tertentu sehingga dapat dikatakan kualitasnya bagus. Nah untuk anda yang tengah mencari bibit unggul yang berkualitas maka terlebih dahulu perlu anda ketahui ciri adri bibit unggul itu seperti apa. Di bawah ini bisa anda simak beberapa ciri dari bibit yang baik :

  1. Bibit yang baik akan selalu memiliki induk tanaman yang baik pula. Hal ini bisa secara langsung anda lihat dari hasil panen induk tanaman tersebut serta bentuk fisik dari tanaman induk.
  2. Bibit yang baik selanjutnya adalah bibit yang tahan terhadap perubahan cuaca. Perubahan cuaca memang sering kali menjadi momok menyeramkan yang bisa menyerang tanaman sewaktu-waktu. Hal ini tentu akan mempengaruhi daya tahan tanaman tersebut. Nah bibit tanaman yang baik akan memiliki daya tahan cuaca yang baik pula. Sehingga masa hidupnya akan lebih bagus.  
  3. Daya tahan terhadap hama yang sangat bagus. Setiap tanaman pasti memiliki penyerang atau hama. Tidak semua tanaman tahan terhadap serangan hama. Ada yang dalam sekali serang langsung mati dan ada pula yang meskipun terserang hama tetap hidup. Nah bibit unggul yang baik akan selalu memiliki daya tahan yang bagus terhadap serangan hama.
  4. Bibit yang baik akan selalu menghasilkan tanaman yang tumbuh dengan seragam. Baik itu dari tingginya pertumbuhannya maupun dari buah atau bunga yang dihasilkannya.




Melakukan Pembibitan Yang Baik

Untuk menghasilkan kembali bibit-bibit yang berkualitas, seorang penanam harus melakukan beberapa tahap perawatan tanaman induk agar hasil bibit yang tercipta juga memiliki kualitas yang bagus. Nah langkah yang tepat dalam melakukan pembibitan bisa dilakukan dengan memberikan pupuk organic yang berkualitas pada tanaman yang ditanamnya tersebut. Selain itu, seorang penanam juga harus melakukan perawatan seperti penyinaran dan penyiraman secara teratur sesuai dengan jenis tanaman yang ditanamnya tersebut. Nah untuk cara tambahan demi menghasilkan bibit yang baik juga bisa anda lakukan dengan cara stek dan cangkok.

Pemilihan bibit yang unggul memang diperlukan ketelitian dan usaha yang maksimal. Pemilihan bibit tidak bisa dilakukan dengan cara yang asal-asalan apalagi membeli bibit dari penjual  yang belum dipercaya kualitasnya. Sebuah bibit akan sangat memperngaruhi hasil panen. Jika bibit yang dipilih asal-asalan maka jangan heran jika hasilnya justru akan merugikan anda sebagai penanam. Namun bibit unggulan akan selalu memberikan anda hasil terbaik dan anda pun bisa mendapatkan keuntungan yang banyak. Demikian informasi pemilihan bibit unggulan yang semoga berfaedah untuk anda semua. Selamat mencoba.