Tumbuh kembang bayi yang perlu diperhatikan

Desember 30, 2018

tumbuh kembang bayi

Mempunyai seorang bayi adalah impian setiap pasangan. Bayi yang sehat dan normal harapan setiap orang tua. Untuk itu selama kehamilan harus memperhatikan kesehatan dan rutin memeriksakan kandungannya ke petugas kesehatan. Selama kehamilan seorang ibu hamil sebaiknya memeriksakan diri ke petugas kesehatan baik itu bidan maupun dokter minimal empat kali. Hal ini sangat berguna untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan. Selama kehamilan tersebut ibu hamil harus memperhatikan kesehatan dan gizi yang dikonsumsi. Dengan gizi yang baik yang dikonsumsi oleh ibu hamil diharapkan tumbuh kembang bayi dapat maksimal. 

Selama kehamilan tumbuh kembang bayi yang dapat diperhatikan diantaranya adalah kenaikan berat badan ibu selama hamil. Kenaikan berat badan harus diperhatikan karena hal ini berhubungan dengan berat badan bayi yang dikandungnya. Bayi yang cukup bulan dan cukup berat badan akan lahir sehat dan mudah untuk merawatnya.

Jika sudah genap usia kehamilan saatnya bayi lahir ke dunia dan seorang ibu tentu menginginkan hal yang terbaik untuk buah hatinya. Pertama yang diperhatikan tentu makanan pertama untuk bayi. Apalagi kalau bukan ASI. ASI merupakan makan terbaik yang harus dikonsumsi oleh bayi karena semua zat yang diperlukan ada dalam ASI terutama yang keluar pertama kali. ASI yang keluar pertama biasa disebut kol9strum. Warnanya kekuningan namun itu sangat baik untuk kekebalan bayi.
Tumbuh kembang bayi pada umumnya dapat diamati mulai usia 1 hingga 12 bulan. Kemampuan umum yang dapat dilihat dan diamati adalah :


  • Pada usia 1 bulan kemampuan umum yang biasa dapat dilakukan oleh bayi adalah merespons suara, dapat melihat benda. 
  • Pada usia 2 bulan pada umumnya bayi dapat memandang benda yang bergerak atau menegakkan kepala.
  • Pada usia 3 bulan tersenyum, tertawa, menahan kepala dengan menggunakan lehernya, mengenali wajah.
  • Pada usia 4 bulan bayi umumnya dapat menegakkan kepala sendiri dengan tegak dan mengoceh dengan bahasa bayi.
  • Pada usia 5 bulan bayi umumnya dapat  belajar tengkurap, membedakan warna
  • Pada usia 6 bulan belajar meniru suara dan menoleh mengikuti suara yang didengar
  • Pada usia 7 bulan bayi umumnya dapat belajar duduk dan belajar menerima benda yang diberikan 
  • Pada usia 8 bulan bayi biasanya dapat merangkak dan dapat memanggil orang tuanya
  • Usia 9 bulan bayi pada umumnya dapat berdiri sambil memegang benda
  • Usia 10 bulan merangkak dengan baik dan  melambaikan tangan pada orang lain
  • Usia 11 bulan bayi dapat berdiri sendiri dengan tegak
  • Usia 12 bulan bayi dapat berjalan sendiri dan menirukan aktivitas orang lain.

Di samping hal tersebut diatas hal lain yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang bayi adalah konsumsi makanan bayi. Sebaiknya bayi hanya diberikan ASI sampai usia 6 bulan. Dengan memberikan ASI selama 6 bulan tersebut maka kekebalan bayi akan maksimal. 

Setelah usia 6 bulan bayi boleh mulai diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI. Dimulai dari yang lembut dan mudah di cerna oleh pencernaan bayi. Tak perlu langsung memberikan bayi banyak makanan. Namun perkenalan dengan makanan pendamping asi sedikit demi sedikit sesuai kebutuhan bayi. Jangan lupa ASI harus tetap diberikan walau bayi sudah mendapatkan makanan pendamping. 

Jika makanan pendamping ASI yang diberikan sesuai dengan kebutuhan, maka berat badan yang diharapkan dapat sesuai dengan usianya. Hal ini diharapkan agar bayi tidak menderita kurang gizi sehingga mengganggu tumbuh kembang bayi. Semoga bermanfaat

Artikel Terkait

Previous
Next Post »